Prospek Cerah Sektor Properti Jawa Barat! Majalengka Salah Satunya

17-07-2019 POSTED BY

Infrastruktur pembangunan di Jawa Barat saat ini berangsur angsur mulai berkembang kearah yang lebih baik, pembangunan mulai di gencarkan di daerah ini seperti pembangunan tol, Bandara, maupun pabrik baru untuk meningkatkan pemerataan ekonomi masyarakat di Jawa Barat. 

Jika diperhatikan dari tahun ke tahun dunia properti jawa barat hanya dikuasai kota besar saja seperti Bandung, Karawang, Bekasi dan Depok yang mana kota tersebut merupakan kota dengan jumlah industri terbanyak di Jawa Barat.

Namun pemerintah Jawa Barat sudah mulai melakukan pemerataan ekonomi untuk daerah yang masih tertinggal dalam segi perekonomian. Salah satunya adalah Kota Kertajati, Kabupaten Majalengka Jawa barat. Majalengka merupakan kota yang dijadikan pemerintah sebagai salah satu Proyek Strategis nasional (PSN) pembangunan Bandara International. Bandara  tersebut bernama Bandara International Jawa Barat atau lebih dikenal dengan BIJB Kertajati.

Bandara ini dibangun di lahan bekas persawahan seluas 1800 hektar dan merupakan mega proyek pembangunan bandara terbesar di Jawa Barat. Bandara yang dibangun semenjak desember 2015 ini menghabiskan biaya pembangunan sebesar Rp 2,6 Triliun dan di gadang gadang akan menjadi bandara terbesar ke dua di Indonesia setelah bandara Soekarno Hatta di Jakarta. Saat ini (Juli 2019) bandara BIJB Kertajati sudah mulai beroperasi dan sudah menerima penerbangan domestik ke beberapa kota besar di Indonesia, salah satu maskapai penerbangan yang sudah beroperasi yaitu Lion air dan Citilink.

Bandara International BIJB Kertajati di Jawa Barat memberikan perubahan besar terhadap perekonomian masyarakat Jawa Barat khususnya Majalengka, tidak hanya itu demi menarik investor agar datang ke Majalengka pemerintah Jawa Barat melalui PT BIJB Aerocity akan mendirikan sebuah kawasan bisnis bernama Kertajati Aerocity development, kawasan ini nantinya berfungsi sebagai pendukung Bandara International Jawa Barat dalam segi fasilitas dan prasarana umum.

Kertajati Aeorocity dibangun di lahan seluas 2092 hektare dan dibagi kedalam 6 cluster yakni residential township (260 Ha), creative technology center (544 Ha), business park 1,2 (414 Ha), aerospace park (319 Ha), logistic hub (429 Ha), energy center (126 Ha).Di kawasan Kertajati Aeorocity ini nantinya akan dibangun sarana umum seperti apartemen, perumahan, rumah sakit, sekolah, perguruan tinggi, mall, pabrik, dan pusat bisnis lainnya yang kesemuanya saling terintegrasi untuk menciptakan sebuah kawasan industri terbesar di Jawa Barat.

BIJB aeroctiy bekerja sama dengan PP properti menjadi pelaksana tahap pertama dari pembangunan kawasan Kertajati Aerocity ini. Dimulai dari cluster business park 1 akan dibangun proyek bernama Grand Anila Apartment yang merupakan proyek apartemen pertama di Majalengka Jawa Barat.

Apartemn ini nantinya akan menyisir target  para profesional yang bekerja di bandara seperti Pilot, Pramugari dan karyawan bandara dan juga tidak menutup kemungkinan kepada siapapun yang ingin tinggal di kawasan bandara Kertajati. 

Kertajati aeroctiy berada di lokasi strategis perekonomian jawa barat dengan di lalui 2 jalan tol besar yakni tol cipali penghubung (Jakarta - Majalengka - Cirebon) dan tol Cisumdawu penghubung (Majalengka dengan Bandung ). selain itu Rencana pemerintah jawa barat untuk memindahkan pusat penerbangan dari bandara Husein Sastranegara di Bandung ke Bandara BIJB Kertajati sebagai Bandara utama diharapkan akan mempercepat lalu lintas perekonomian yang ada di Jawa Barat.

Dengan demikian bisa menarik minat investor untuk menanamkan modal di Majalengka. salah satunya investasi properti di Grand Anila Apartment yang merupakan apartemen dengan konsep Aerocity pertama di Indonesia. info lebih lanjut mengenai apartemen ini bisa menghubungi layanan whatsapp di bit.ly/infoanila.